welcom

Selamat datang di blog sederhana kami..

Thursday, May 26, 2011

SEMANGAT TAHAN UJIAN DAN TAHAN BANTING

Berikut ini saya akan mengsherekan artikel yang saya baca dan saya ringkasan (artikel ini tanpa sengaja saya baja, dan akhirnya saya putuskan untuk mempostikan ulang) sebelumnya, saya berterima kasih kepada nara sumber yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu.. :D


Ada orang yang sebentar-sebentar mengeluh, sebentar-sebentar patah semangat, sebentar-sebentar tanya ini dan itu, atau malas yang tidak ketulungan. Sebaliknya ada juga berapi-api terhadap hal-hal yang baru, namun setelah menjalani beberapa saat mulai kehilangan semangatnya. Harus diakui tidak semua orang memiliki semangat yang tahan banting, atau tahan uji dan mau terus-menerus mencoba apa pun kesulitannya.
Santo Paulusnda Barnabas adalah rasul-rasul Yesus. Keduanya merupakan utusan-utusan Yesus yang tahan banting. Kisah para rasul ini mengisahkan bagaimana kedua rasul Yesus ini akan menerima aniaya dari orang-orang Yahudi karena mengabarkan Injil Yesus Kristus. Orang Yahudi ini menyiksa dan melempari batu kepada Paulus dan Barnabas. Yang menarik dari kisah para rasul ini adalah walau keduanya ditolak dan dianiaya di mana-mana, Santo Paulus dan Barnabas tidak pernah jera, tidak pernah patah semangat, tidak pernah putusn asa. Gagal di suatu kota, mereka akan mencoba di tempat lain. Baik Santo Paulus dan Barnabas memiliki semngat tahan uji, dan terus bangkit di tempat lain dalam mewartakan Injil. Inilah berkat kuasa Roh Kudus, Sang Penghibur yang dijanjikan Tuhan Yesus dalam Injil bhawa orang yang tetap tahan banting dengan selalu berani mulai lagi dan mencoba lagi dalam mewartakan khabar keselamatan.
Apakah kita juga memiliki semangat sebagaimana dimiliki oleh Santo Paulus dan Barnabas. Ciri orang yang tahan uji adalah berani untuk terus mencoba, walau sangat melelahkan.
Semangat tahan banting dapat dikaitkan dengan semangat kasih Yesus. Berbicara tentang kasih ini, Yesus berkata:” JIka seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti Firman-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan kami akan datang kepadanya, dan diam bersama denan dia”. Sekiranya kita memiliki semangat tahan banting sebagaimana diperlihatkan oleh Santo Paulus dan Barnabas, harus kita akui bahwa semangat yang dimiliki oleh kedua rasul itu karena Allah tinggal di dalam keduanya. Tanpa semangat yang diberikan oleh Yesus, barangkali semangat tahan banting juga cepat luntur. Kita pun dapat memiliki semangat itu, kalau kita sungguh mencintai Yesus dengan tulus hati.
Oleh karena itu, Kuasa Doa mengajak para pengunjung media ini untuk tidak henti-hentinya memiliki semangat sebagaimana Santo Paulus dan Barnabas perlihatkan kepada kita sebagaiman kisah di atas. Semangat itu akan tinggal di dalam kita kalau kita tetap bersemangat kasih kepada Yesus. Kasih Yesus adalah kasih Allah yang tiada taranya. Demikian inspirasi Kisah para rasul 14:5-18, Tuhan berkati

0 komentar:

Post a Comment